Pentingnya warga LDII Mencari Ilmu Agama
Pentingnya warga ldii dalam
mencari ilmu bukan saja dari tingkat dewasa namun dari bayi sampai tua
sebagaimana pepatah “carilah ilmu dari ayunan sampai liang lahat” bahkan
Rasululllah SAW mewajibkan mencari ilmu bagi tiap-tiap muslim, nabi bersabda :
طلب
العلم فريضة على كل مسلمين
Artinya : Mencari Ilmu itu wajib bagi
tiap-tiap muslim.
Dengan semangat tersebut Warga LDII dalam mencari ilmu tidak hanya di Indonesia saja tetapi para mubaligh ldii belajar ilmu agama sampai ke Mekah-madinah, berkenaan dengan itu pada april 2011 Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen Ma’had Haram Mekah, berkenan silaturahim pada santri-santrinya di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Suatu kebahagian dan kebanggan bagi santri ldii yang belajar pada beliau sebab tidak biasa guru mengunjungi murid, beliau memberi tausiyah kepada para santrinya.
Ilmu yang di Pelajari Warga LDII
Banyak sekali furu’ keilmuan dalam islam
yang di pelajari warga LDII, jadi ilmu-ilmu alat tidak terlepas dari pelajaran
warga ldii, sebagai pendukung ilmu yang wajib sebagaimana yang di garis bawahi
oleh rasulullah bahwa ilmu yang wajib di
cari adalah tiga yaitu 1. Ayat yang menghukumi 2. Sunnah yang tegak 3. Ilmu
faroidh yang Adil.
Nabi Bersabda :
العلم ثلاثة اية محكمة اوسنة قائمة
او فريضة عادلة وما سوى ذالك فهو فضل
Artinya : Ilmu itu ada tiga yaitu ayat yang
menghukumi , sunnah yang tegak , ilmu faroidh yang adil adapun selain itu
adalah lebihan.
Namun, mencari ilmu agama tak semudah
mencai ilmu duniawi. Perlu kesabaran dan ketekunan sebagaimana pesan Syech
Abdullah Nasri berpesan, hal yang pertama dilakukan dalam mencari ilmu adalah
ikhlas, semata-mata karena Allah, mengharap pahala dari Allah. “Mencari ilmu
tidak untuk pamer, untuk sombong, atau beradu kepintaran, hanya semata-mata
mencari ridho dan pahala dari Allah,” ujar Syech Abdullah Nasri.

