Tampilkan postingan dengan label mencari ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mencari ilmu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Pentingnya warga LDII Mencari Ilmu

Pentingnya warga LDII Mencari Ilmu Agama


Pentingnya warga ldii dalam mencari ilmu bukan saja dari tingkat dewasa namun dari bayi sampai tua sebagaimana pepatah “carilah ilmu dari ayunan sampai liang lahat” bahkan Rasululllah SAW mewajibkan mencari ilmu bagi tiap-tiap muslim, nabi bersabda :
طلب العلم فريضة على كل مسلمين
Artinya : Mencari Ilmu itu wajib bagi tiap-tiap muslim.



Dengan semangat tersebut Warga LDII dalam mencari ilmu tidak hanya di Indonesia saja tetapi para mubaligh ldii belajar ilmu agama sampai ke Mekah-madinah, berkenaan dengan itu pada april 2011 Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen Ma’had Haram Mekah, berkenan silaturahim pada santri-santrinya di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Suatu kebahagian dan kebanggan bagi santri ldii yang belajar pada beliau sebab tidak  biasa guru mengunjungi murid, beliau memberi tausiyah kepada para santrinya.

Ilmu yang di Pelajari Warga LDII

Banyak sekali furu’ keilmuan dalam islam yang di pelajari warga LDII, jadi ilmu-ilmu alat tidak terlepas dari pelajaran warga ldii, sebagai pendukung ilmu yang wajib sebagaimana yang di garis bawahi oleh  rasulullah bahwa ilmu yang wajib di cari adalah tiga yaitu 1. Ayat yang menghukumi 2. Sunnah yang tegak 3. Ilmu faroidh yang Adil.
Nabi Bersabda :
العلم ثلاثة اية محكمة اوسنة  قائمة او فريضة عادلة وما سوى ذالك فهو فضل
Artinya : Ilmu itu ada tiga yaitu ayat yang menghukumi , sunnah yang tegak , ilmu faroidh yang adil adapun selain itu adalah lebihan.
Namun, mencari ilmu agama tak semudah mencai ilmu duniawi. Perlu kesabaran dan ketekunan sebagaimana pesan Syech Abdullah Nasri berpesan, hal yang pertama dilakukan dalam mencari ilmu adalah ikhlas, semata-mata karena Allah, mengharap pahala dari Allah. “Mencari ilmu tidak untuk pamer, untuk sombong, atau beradu kepintaran, hanya semata-mata mencari ridho dan pahala dari Allah,” ujar Syech Abdullah Nasri.